ANALISIS KOMPARATIF POTENSI DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN PARIWISATA
DOI:
https://doi.org/10.23969/brainy.v6i2.145Keywords:
Sustainable Tourism, Local Community Empowerment, Destination Development, Tourism Potential, Tourism ChallengesAbstract
This study comparatively analyzes the tourism potential and challenges of two iconic destinations in East Nusa Tenggara (NTT): Komodo National Park (TNK) and Sumba Island. Using a qualitative descriptive approach and case study method, this research synthesized secondary data from government reports, scientific literature, and digital trends (2024–2025). The findings reveal that while TNK benefits from its established international reputation as a biodiversity hotspot, it faces critical challenges regarding environmental carrying capacity and inequitable economic distribution. Conversely, Sumba Island offers unique cultural and savanna landscapes with high potential for sustainable tourism, yet it is hindered by inadequate infrastructure, accessibility, and sub-optimal promotion. The study concludes with recommendations for adaptive management and community empowerment to ensure sustainable tourism development that maximizes the regional potential of NTT.
References
Astiti, I. A. R. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Taman Nasional Komodo. Jurnal Pariwisata, 5(1), 1-10.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Wisatawan Nusa Tenggara Timur. Jakarta: BPS.
Bahar, Y. (2017). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(2), 119-128.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Sage Publications.
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. (2007). Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional 2007-2025. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Fauzi, A. (2010). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Firmansyah, R. (2023). Manajemen Destinasi Pariwisata Massal di Taman Nasional Komodo sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15(1), 5-18.
Google Trends. Data minat pencarian untuk "Taman Nasional Komodo" dan "Pulau Sumba". Diakses 7 juni 2025 dari: https://trends.google.co.id/trends/explore?geo=ID&q=Pulau%20sumba,Taman%20Nasional%20Komodo&hl=id
Islamy, M. I. (2019). Dampak Pembangunan Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 3(1), 1-10.
Islamy, N. (2019). Analisis Sektor Potensial, Dapatkah Pariwisata Menjadi Lokomotif Baru Ekonomi Nusa Tenggara Barat?. Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 2(1), 1-10.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2022). Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS) 2010–2025. Jakarta: Kemenparekraf.
Manggong, S. N. (2019). Potensi Pariwisata Budaya di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Hospitality, 8(1), 1-12.
Mula, H. (2019). Potensi Desa Wisata Rende Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Pamator, 12(2), 1-10.
Oli, S., & Supriadi, D. (2020). Analisis Daya Dukung Lingkungan Kawasan Wisata Bahari di Taman Nasional Komodo. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 241-249.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2022). Rencana Strategis Pengembangan Pariwisata Daerah.
Pendit, S. (2006). Ilmu Pariwisata: Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Pradana, P. A., & Wibowo, A. (2020). Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata di Pulau Sumba, NTT. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(1), 1-15.
Putra, B. A., & Dewi, S. A. (2021). Analisis Komparatif Model Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Kawasan Konservasi. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15(3), 112-125.
Setiawan, B. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: Studi Kasus Komparatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik.
Setyawan, Y. (2023). Kontribusi Pariwisata terhadap Kesejahteraan Masyarakat Lokal di Kawasan Wisata. Jurnal Sosiologi Pariwisata, 5(3), 200-215.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E. (2020). Dampak Sosial Ekonomi Pariwisata terhadap Komunitas Lokal. Jurnal Ekowisata.
UNESCO. (2023). State of Conservation Report: Komodo National Park (Indonesia). UNESCO World Heritage Centre.
United Nations World Tourism Organization (UNWTO). (2018). Sustainable Tourism for Development Guidebook. Madrid: UNWTO.
Wahyuni, S. (2016). Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Studi Kasus Desa Wisata di Indonesia. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(2), 87-99.
Walsh, R. F. (2016). The Cultural Landscape of Sumba, Indonesia: Implications for Sustainable Tourism Development. Journal of Cultural Heritage Management and Sustainable Development, 6(1), 21-36.
Yin, R. K. (2014). Case Study Research and Applications: Design and Methods. 5th ed. Sage Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Mahasiswa : Brainy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Brainy memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.
Brainy is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License













